Kamis, 12 Maret 2009

Sekedar Pengen Nguatin Pembaca aja

Terkadang adakalanya apa yang kamu alami terasa berlangsung diluar kapasitasmu pribadi. Apa yang aku dapatkan dari pelajaran hidupku adalah tidak ada satupun yang mudah saat aku di proses dalam hidupku ini. Ibarat ujian kenaikan kelas yang dulu pernah aku jalankan di sekolah sekarang yang aku hadapi sebenarnya adalah "ujian naik kelas" untuk mendapatkan kapasitas yang baru. Gak heran yang namanya ujian naik kelas itu selalu berat khan ? Anggaplah kamu sekarang kelas 6 SD tiba tiba mau masuk SMP gak mungkin kamu akan menghadapi soal kelas 6 SD.
For now this time, 1 hal yang kutanamkan dalam mindsetku adalah i'll passed it what ever it takes. Jujur sangat berat untuk mengatakan "Ya, aku mau coba" karena apapun itu alasannya kita tetap berurusan dengan perasaan. But i knew where i want to go. I'll go to one purpose that i'll never change to elsewhere. Saat aku tanamkan mindset ini, aku sendiri harus yakin kalau sebenernya aku bisa permasalahan pilihannya adalah mau atau tidak mau.
Yang aku lakukan sekarang adalah aku mau giat bekerja untuk Tuhan, karena aku tau bahwa Ialah yang akan memberikan padaku apa yang aku minta dan saat aku mencari aku mendapatkan. Kalaupun aku menemukan saat saat aku kembali desperate, yang aku rasakan adalah Tuhan tetap memperhitungkan tangisku sebagai investasi bayar hargaku terhadap apa yang aku gumulkan. Proses memang masih sangat panjang dan masih ada kemungkinan untuk kembali sedih, tapi bukankah itu yang namanya ujian ?
I wrote this blog juct to remind everyone that you are more than what you think. Filipi 4:8 bilang yang harus kita pikirkan adalah apa yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, dan apa yang disebut sebagai kebajikan yang patut dipuji. Diluar itu NEVER LET YOUR MIND TO GOES WILD IN YOUR BRAINSET. Sekarang, aku hanya belajar untuk melihat segala sesuatunya dari jauh. Dengan begitu aku dapat memastikan pada diriku bahwa di dalam ketenangan dan ketiadaan aku, aku tetap ada. Im on my way to be the better "Me"
God bless u all

1 komentar:

  1. "di dalam ketenangan dan ketiadaan aku, aku tetap ada"

    could i continue that sentence based on me,?
    aku tetap ada, karena Allah pasti selalu ada..to better "Me" actually is a long-life process..not just to be better "Me"..more Christ-like day by day..


    God bless you Kris..
    He already knew our everything ^^

    BalasHapus